Admin
Selasa, 26 Juli 2022
Kegiatan Pendampingan Posyandu dan Konseling ASI Eksklusif di Desa Wonoyoso pada hari Sabtu, 16 Juli 2022 dilaksanakan oleh Bidan Desa Kristiningrum Amd.Keb dan Petugas Promosi Kesehatan Eva Yuni Ayrani S.KM
Posyandu dibentuk oleh masyarakat desa/kelurahan dengan tujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dasar, terutama Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), imunisasi, gizi, dan penanggulangan diare kepada masyarakat setempat. Kegiatan rutin posyandu diselenggarakan dan dimotori oleh kader posyandu dengan bimbingan teknis dari petugas kesehatan. Peran kader saat ini hanya menimbang bayi jika balita datang ke posyandu dan memberi PMT (pemberian makanan tambahan). Dan keberhasilan posyandu tak lepas dari kerja keras kader yang dengan sukarela mengelola posyandu di wilayahnya masing-masing. Kurangnya pelatihan dan pembinaan keterampilan memadai bagi kader menyebabkan kurangnya pemahaman tugas kader, lemahnya informasi serta koordinasi antara petugas dalam kegiatan posyandu dapat mengakibatkan kurangnya tingkat kehadiran balita ke posyandu. Kelangsungan posyandu tergantung dari partisipasi masyarakat itu sendiri.
Selain itu perkembangan kecerdasan anak sangat berkaitan erat dengan pertumbuhan otak. Faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan otak anak adalah nutrisi. Pemberian nutrisi terhadap bayi dan anak dapat diperoleh dari menyusui dan pemberian makan hingga usia 2 tahun . Pemberian makan yang tepat sejak lahir hingga usia dua tahun merupakan golden period atau dasar untuk pencapaian kualitas tumbuh kembang..Pada masa golden periode.ada beberapa hal yang penting dilakukan yaitu (1) Inisiasi Menyusu Dini (2) ASI Eksklusif (3)MP ASI mulai bayi umur 6 bulan.(4) ASI sampai usia 2 tahun atau lebih.
Upaya menurunkan kasus gizi buruk dan stunting dengan meningkatkan cakupan ASI eksklusif, Puskesmas Buaran Kab. Pekalongan mengadakan kegiatan Edukasi Konseling Pemberian Makanan Bayi Anak dan ASI Eksklusif dan Gizi Seimbang. Kegiatan ini dilakukan terintegrasi dengan Kelas Ibu Balita dan Posyandu Balita untuk dilakukan edukasi dan konseling sekaligus diberikan ketrampilan cara memilih makanan yang cocok sesuai kroteria umur bayi. Semoga melalui kegiatan ini dapat mencegah balita gizi buruk dan Stunting sehingga dapat mengurangi angka kematian bayi.